Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa untuk Perkuat Pendataan Sosial

Papua Tengah, Dinas Sosial Kabupaten Deiyai menggelar Musyawarah Desa Se-Kabupaten Deiyai pada 18-20 Juni 2026 di Kantor Dinsos Deiyai.

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa untuk Perkuat Pendataan Sosial
Saat pembagian bantuan sosial mengadakan musyawarah desa di kabupaten Deiyai. (Jeri Degei/Samenage.times.id

Kabupaten Deiyai - Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Distrik dan Kepala Kampung Se-Deiyai dengan tujuan memperkuat kualitas pendataan sosial agar program kesejahteraan dapat tepat sasaran. Musyawarah ini menjadi langkah strategis Dinsos Deiyai dalam memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S., menegaskan bahwa data akurat merupakan fondasi utama dalam pembangunan dan penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, pemerintah distrik dan kampung harus aktif terlibat dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi untuk memastikan keakuratan data.

“Pemerintah distrik dan kampung harus aktif dalam pendataan, verifikasi, dan validasi. Bantuan harus sampai ke warga yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Musyawarah ini juga menghadirkan narasumber dari Supervisor Dinsos Deiyai dan Badan Pusat Statistik (BPS) Paniai. Mereka memaparkan cara pendataan yang benar dan peran kampung dalam validasi data. Materi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola data sosial di tingkat distrik dan kampung.

Latar belakang kegiatan ini adalah upaya Dinsos Deiyai untuk menyamakan persepsi dan komitmen seluruh stakeholder dalam pendataan sosial. Dengan data yang akurat, program kesejahteraan yang disusun dapat lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memastikan bahwa setiap program sosial benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Dalam musyawarah ini, peserta juga membahas tantangan yang sering dihadapi dalam pendataan sosial, seperti kesulitan akses ke daerah terpencil dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya data akurat. Dinsos Deiyai berharap melalui diskusi ini, solusi-solusi konkret dapat ditemukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, musyawarah ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten, distrik, dan kampung. Kepala Distrik dan Kepala Kampung diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam memastikan data sosial di wilayah mereka akurat dan terverifikasi. Dengan demikian, program kesejahteraan yang disusun dapat benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Dinsos Deiyai juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan. Masyarakat perlu memahami bahwa data yang mereka berikan akan menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial. Oleh karena itu, kejujuran dan keterbukaan dalam memberikan informasi sangat diperlukan.

Sebagai penutup, Yulita Mote berharap musyawarah ini tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi juga diikuti dengan tindakan nyata di lapangan. “Kami berharap hasil musyawarah ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan program kesejahteraan yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Dengan demikian, Dinsos Deiyai optimis bahwa tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Deiyai dapat tercapai secara berkelanjutan.(*)

Penulis: Jeri Degei

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei