Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Kunjungan Kerja KONI dan PSSI Tolikara di Kanggime untuk Perkuat Pembinaannya

Dalam upaya memperkuat pembinaan olahraga dan pengembangan sepak bola di Kabupaten Tolikara, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tolikara melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menjalin aspirasi masyarakat di Daerah Pembangunan IV Kanggime. Kegiatan ini mencakup Distrik Woniki, Nunggawi, Bogonuk, Gilumbandu, Nabunage, Wokuwo, Aweku, serta Sekolah Sepak Bola (SSB) Kutime.

Kunjungan Kerja KONI dan PSSI Tolikara di Kanggime untuk Perkuat Pembinaannya
Saat foto bersama ketua pssi kabupaten Tolikara dan anak-anak

TOLIKARA - Kegiatan yang dipimpin oleh Anthon Gurik, Ketua PSSI Kabupaten Tolikara, ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, pelaku olahraga, dan generasi muda. Dengan demikian, koordinasi dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Tolikara dapat dipererat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam menciptakan pembinaan olahraga yang berkelanjutan guna mewujudkan Tolikara yang RAMAH dan Berprestasi.

Anthon Gurik, Ketua PSSI Kabupaten Tolikara, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya KONI dan PSSI untuk mendorong kemajuan olahraga hingga ke tingkat kampung dan distrik.

"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan olahraga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang merupakan aset masa depan Tolikara," ujarnya.

Daerah Pembangunan IV Kanggime dipilih sebagai lokasi kunjungan karena dianggap memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga, khususnya sepak bola. Dengan menjalin aspirasi masyarakat di wilayah ini, KONI dan PSSI berharap dapat mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku olahraga setempat.

Tentunya Dalam kunjungan ini, tim KONI dan PSSI juga melakukan peninjauan terhadap fasilitas olahraga yang tersedia di wilayah Kanggime.

Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur dalam mendukung pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Selain itu, tim juga melakukan dialog dengan masyarakat, pelatih, dan atlet untuk memahami harapan dan aspirasi mereka.

Latar belakang kegiatan ini tidak lepas dari komitmen KONI dan PSSI Kabupaten Tolikara untuk meningkatkan prestasi olahraga di tingkat regional maupun nasional. Dengan memperkuat pembinaan olahraga desdear, diharapkan dapat lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Tolikara. Data menunjukkan bahwa Kabupaten Tolikara memiliki potensi besar dalam bidang olahraga, namun masih memerlukan pembinaan yang intensif dan berkelanjutan.

Kegiatan kunjungan kerja dan penjaringan aspirasi ini juga merupakan bagian dari program jangka panjang KONI dan PSSI Kabupaten Tolikara dalam menciptakan ekosistem olahraga yang kondusif. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan dapat terbangun sinergi yang kuat dalam mendukung pengembangan olahraga.

Melalui kegiatan ini, KONI dan PSSI Kabupaten Tolikara berharap dapat menjadi katalisator dalam mendorong kemajuan olahraga di wilayah Kanggime khususnya dan Kabupaten Tolikara pada umumnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, diharapkan Tolikara dapat menjadi salah satu kabupaten yang berprestasi dalam bidang olahraga di tingkat regional maupun nasional.(*)

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei