Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Pemda Puncak Umumkan 200 Penerima Beasiswa Puncak Cerdas

Dari total 434 pendaftar, 200 peserta dinyatakan lulus seleksi akademik dan medis. Sementara 140 peserta lainnya belum lulus karena faktor kesehatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Puncak, Nenu Tabuni, S.Sos., menegaskan bahwa peserta yang belum lulus karena kesehatan tetap diberi kesempatan.

Pemda Puncak Umumkan 200 Penerima Beasiswa Puncak Cerdas
Pemda Puncak Umumkan 200 Penerima Beasiswa Puncak Cerdas.(Foto/jeri Degei. Samenage Times)

BANDA ACEH - "Pemda bersama RSUD Puncak akan mendampingi pengobatan peserta yang belum lulus hingga sembuh," kata Nenu Tabuni. "Setelah sehat, peserta tetap bisa ikut program beasiswa ini," tambahnya.

Bupati Puncak, Elvus Tabuni, S.E., M.M., dijadwalkan memimpin langsung acara pelepasan 200 calon penerima beasiswa pada Senin, 29 Juni 2026, di Aula Negelar. Acara ini akan dihadiri oleh perwakilan OPD, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan peserta.

Program Beasiswa Puncak Cerdas merupakan langkah strategis Pemda Puncak untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap membangun daerah. Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Puncak Ilaga menyampaikan apresiasi kepada Pemda Puncak atas program ini.

"Kami sangat mendukung dan bangga atas kinerja Pemda Puncak dalam menggulirkan Program Beasiswa Puncak Cerdas," kata Muel Kogoya, Ketua KNPI Puncak Papua, yang juga Kadis Pendidikan. "Program ini akan menjadi modal penting bagi kemajuan pendidikan di Puncak," tambahnya.

Latar belakang program ini adalah komitmen Pemda Puncak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut. Dengan beasiswa ini, diharapkan generasi muda Puncak dapat mengakses pendidikan yang lebih baik dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan visi misi Pemda Puncak dalam membangun daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera. Melalui Program Beasiswa Puncak Cerdas, Pemda Puncak berharap dapat menciptakan generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Ketua OKP Puncak Ilaga, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan bahwa organisasi tersebut akan terus mendukung program-program Pemda Puncak yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM di daerah tersebut. "Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Puncak," katanya.

Dengan diluncurkannya Program Beasiswa Puncak Cerdas, Pemda Puncak menunjukkan komitmennya untuk investasi dalam bidang pendidikan. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dan membangun generasi muda yang berdaya saing.

Sementara itu, masyarakat Puncak menyambut positif peluncuran program beasiswa ini. Mereka berharap program ini dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak muda di daerah tersebut untuk mengakses pendidikan yang lebih baik dan berkontribusi bagi pembangunan Puncak.

Program Beasiswa Puncak Cerdas juga diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan angka partisipasi sekolah di daerah tersebut. Dengan beasiswa ini, diharapkan generasi muda Puncak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi agen perubahan di daerah mereka.

Pemda Puncak juga berharap program ini dapat menciptakan efek domino positif bagi sektor pendidikan di daerah tersebut. Dengan meningkatnya kualitas SDM, diharapkan sektor-sektor lain seperti ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur juga dapat berkembang dengan baik.

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei