Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Sekda Yahukimo Salurkan Bansos PKH Tahap II Tahun 2026

Dekai, 18 Juni 2026 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Yahukimo, Redison Manurung, S.Pd., M.Si., CGCAE., CAPG., CIAP, secara resmi menyerahkan bantuan sosial (bansos) PKH tahap kedua tahun 2026 di Kantor Distrik Dekai.

Sekda Yahukimo Salurkan Bansos PKH Tahap II Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua tahun 2026 kepada masyarakat di Distrik Dekai.(Foto/Natan Sama/Samenage Times

DEKAI - Sementara itu Sekda kabupaten Yahukimo mengatakan Penyaluran bansos ini mencakup bantuan sembako dan uang tunai yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

"Kami berharap bantuan ini dapat disalurkan dengan baik dan tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan," ujar Sekda Redison Manurung dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang berada di tingkat ekonomi bawah.

Dalam kesempatan tersebut, Manurung juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak disalahgunakan.

"Kami menemukan kasus beras yang dibagikan kemarin dijual kembali oleh oknum tertentu. Hal seperti ini tidak boleh terulang lagi," tegasnya.

Dia berharap masyarakat dapat menggunakan bantuan dengan bijak dan sesuai dengan tujuan awal program.

Penyaluran bansos PKH tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap pertama, bantuan berupa beras dan minyak goreng telah disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan. Kali ini, kerja sama dengan Dinas Sosial dan Kantor Pos Dekai memungkinkan penyaluran bantuan uang tunai secara langsung kepada penerima manfaat.

"Kami mengucap syukur atas terselenggaranya penyaluran bansos ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini," tambah Manurung. Ia juga mengakui bahwa masih ada tantangan dalam pendistribusian bantuan ke distrik-distrik yang tersebar di Kabupaten Yahukimo.

"Kami dari Pemda telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, untuk memastikan distribusi bantuan dapat mencapai seluruh distrik. Namun, kami mohon maaf jika masih ada kendala dalam prosesnya," jelas Manurung.

Kami berjanji bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memperbaiki sistem pendistribusian agar lebih efisien dan efektif.

Selain itu, Sekda Redison Manurung juga menekankan pentingnya peran pendamping PKH dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

"Pendamping memiliki peran strategis dalam memverifikasi dan mendampingi penerima manfaat. Kami harap mereka dapat bekerja dengan integritas tinggi," ujarnya.

Penyaluran bansos PKH tahap kedua ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Yahukimo. Pemerintah daerah juga berharap adanya partisipasi aktif dari seluruh stakeholder untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan transparan. Dengan demikian, tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.(*)

Penulis: Natan Sama

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei