Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Taufik Hidayat Ditangkap Polisi, Uang Sayembara Rp250 Juta KDM Disalurkan

Sebelum akhirnya ditangkap oleh pihak berwajib, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat memberikan sayembara terkait penangkapan Taufik.

Taufik Hidayat Ditangkap Polisi, Uang Sayembara Rp250 Juta KDM Disalurkan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan menyerahkan uang sayembara kepada korban YTR. (YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel)

BANDUNG - Pasalnya, Taufik sempat buron selama beberapa hari dan menjadi DPO oleh pihak kepolisian.

Gubernur yang kerap disapa KDM itu membuat sayembara bahwa akan memberikan uang Rp250 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap Taufik.

Kini telah dibekuk oleh kepolisian, bagaimana nasib uang sayembara dari KDM?

Sayembara Berakhir, Uang akan Diberikan kepada Korban

Dalam update terbarunya, KDM menyatakan bahwa uang sayembara akan diberikan kepada keluarga korban YTR sesuai saran dari Polda Jawa Barat.

“Kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap Vita, yaitu Taufik Hidayat akan diberikan uang Rp250 juta, sayembara itu sudah berakhir dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar,” ucap KDM dalam video yang diunggah di akun Instagramnya pada Kamis, 25 Juni 2026.

Ia juga telah melakukan koordinasi dengan Kapolda Jawa Barat terkait penyerahan uang sayembara Rp250 juta tersebut.

“Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar dan Kapolda menyarankan dana Rp 250 juta itu diserahkan pada keluarga korban. Dan saya menyerahkannya dan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp 250 juta,” jelasnya.

Bakal Diserahkan di Awal Juli 2026

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan bahwa uang tersebut akan diserahkan kepada keluarga korban dalam bentuk deposito pada 1 Juli 2026.

Hari tersebut bertepatan dengan Hari Bhayangkara sekaligus menjadi penyerahan uang kepada pihak keluarga korban.

“Selanjutnya pada tanggal 1 Juli 2026, bersamaan dengan Hari Bhayangkara kami akan menyerahkan sertifikat deposito Bank Jabar senilai Rp250 juta. Untuk itu saya ingin mengucapkan terima kasih, semoga peristiwa serupa tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Penangkapan Taufik Hidayat, Polisi Pastikan Bukan Menyerahkan Diri

Sempat beredar kabar bahwa Taufik menyerahkan diri usai menerima saran dari mantan atasannya.

Namun, polisi memastikan bahwa keberadaan Taufik berhasil diketahui karena transaksi belanja sebelum diringkus.

“Iya bukan menyerahkan diri, ini ditangkap di sekitar Bandung Raya,” tukas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan pada Rabu, 24 Juni 2026.

Polisi saat ini juga tengah mendalami kasus ini, termasuk penelusuran adanya korban lain maupun dugaan tindakan pelecehan seksual.(*)

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei