Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Tim Delta Wolf Jatanras Polda Papua Barat Daya Tangkap Dua Pelaku Curanmor Soron

Tim Delta Wolf Jatanras Polda Papua Barat Daya berhasil menangkap dua pelaku curanmor berinisial EU alias B (17) dan MN alias M (17) di kawasan Reklamasi, Kota Sorong, pada Selasa (2/6/2026). Penangkapan ini dilakukan setelah petugas menerima informasi terkait transaksi penjualan sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana.

Tim Delta Wolf Jatanras Polda Papua Barat Daya Tangkap Dua Pelaku Curanmor Soron
Inilah Tim Delta Wolf Jatanras Polda Papua Barat Daya Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Sorong

Papua Barat Daya - Kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 di wilayah Malanu, Kota Sorong. Dari hasil pengembangan kasus, terungkap bahwa EU dan MN diduga terlibat dalam 18 kasus curanmor dan curas di Kota Sorong dan sekitarnya. Tim Delta Wolf Jatanras berhasil mengamankan 10 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan sebagai barang bukti, sementara 6 unit sepeda motor lainnya masih dalam proses pencarian dan pengembangan.

"Kami menerima informasi dari masyarakat terkait transaksi penjualan sepeda motor yang mencurigakan," ujar Kasubdit Jatanras Polda Papua Barat Daya, AKBP Budi Santoso. "Setelah dilakukan penyelidikan, tim kami berhasil menangkap kedua pelaku dan mengamankan barang bukti."

Penangkapan ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme Tim Delta Wolf Jatanras Polda Papua Barat Daya dalam merespons laporan masyarakat. Langkah cepat yang dilakukan tidak hanya berhasil mengamankan pelaku, tetapi juga menyelamatkan dan mengembalikan barang bukti milik masyarakat.

Kota Sorong sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kejahatan jalanan yang cukup tinggi. Data dari Polda Papua Barat Daya menunjukkan bahwa kasus curanmor dan curas sering terjadi di wilayah ini, terutama di kawasan padat penduduk. Oleh karena itu, keberhasilan Tim Delta Wolf Jatanras dalam mengungkap kasus ini menjadi angin segar bagi warga Sorong.

"Kami berterima kasih kepada Tim Delta Wolf Jatanras atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus ini," kata Kepala Polda Papua Barat Daya, Irjen Pol. Agus Andrianto. "Kami akan terus berupaya memberantas kejahatan jalanan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif."

Keberhasilan ini juga menjadi bukti komitmen Polda Papua Barat Daya dalam memberantas kejahatan jalanan. Dengan langkah cepat dan profesional, Tim Delta Wolf Jatanras berhasil mengungkap kasus yang meresahkan warga dan mengembalikan rasa aman di masyarakat.

Selain itu, Polda Papua Barat Daya juga terus melakukan patroli dan pengawasan di wilayah rawan kejahatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus serupa dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga Sorong sendiri diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dengan melaporkan setiap kegiatan mencurigakan kepada pihak berwajib.

Dengan keberhasilan ini, Tim Delta Wolf Jatanras Polda Papua Barat Daya telah menunjukkan kemampuan dan profesionalisme dalam mengungkap kasus kejahatan jalanan. Ke depan, diharapkan tim ini dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam memberantas kejahatan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Papua Barat Daya.(*)

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei