Kelompok Tani Klasugley Terima Bantuan dari Dinas Pertanian Sorong
Kelompok Tani Kampung Klasugley, Distrik Sorong, Kabupaten Sorong, menerima bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sorong bersama Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat Daya. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Absalom Solossa, S.Pi., M.M., menyampaikan bahwa bantuan tersebut diserahkan langsung kepada para petani sebagai bentuk dukungan pemerintah.
| Kelompok Tani Klasugley Terima Bantuan dari Dinas Pertanian Sorong dan Pemprov Papua Barat Daya.(Foto.Jeri Degei/Samenage Times) |
PAPUA BARAT DAYA - Absalom Solossa menjelaskan, "Ini bentuk dukungan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian di wilayah Klasugley." Bantuan yang diserahkan berupa bibit, alat pertanian, obat-obatan, dan biaya pembersihan lahan.
Menurutnya, ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memberdayakan petani lokal dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Perwakilan Kelompok Tani, Pdt. Dr. Fredrik Kambu, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah dan provinsi.
"Tuhan baik. Kami berterima kasih untuk bantuan ini. Semoga dapat membantu kami bertani lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," ungkap Kambu.
Ia berharap bantuan ini dapat menjadi awal yang baik untuk pengembangan pertanian di Klasugley.
Kabupaten Sorong, yang dikenal dengan potensi pertaniannya, telah lama menjadi fokus perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan bantuan ini, diharapkan Kelompok Tani Klasugley dapat mengembangkan komoditas pertanian yang berkelanjutan. Dinas Pertanian berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Kelompok Tani Klasugley.
Latar belakang bantuan ini tidak lepas dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di Papua Barat Daya.
Provinsi ini, yang kaya akan sumber daya alam, masih menghadapi tantangan dalam hal distribusi dan akses terhadap teknologi pertanian modern. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut.
Selain itu, bantuan ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat dalam meningkatkan produktivitas pertanian di seluruh Indonesia. Dengan fokus pada pengembangan komoditas unggulan, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan pendapatan petani lokal. Kelompok Tani Klasugley diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya di wilayah tersebut.
Ke depan, Dinas Pertanian Kabupaten Sorong dan Pemprov Papua Barat Daya akan terus memantau dan mengevaluasi dampak bantuan ini terhadap produktivitas pertanian di Klasugley. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi petani dan masyarakat setempat. Dengan demikian, harapan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan dapat terwujud.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan pertanian di Papua Barat Daya dapat berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah dan nasional. Bantuan ini adalah langkah awal yang penting dalam upaya tersebut.(*)
Penulis: Jeri Degei
Posting Komentar