Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI

Yonas, yang memiliki pengalaman organisasi dan kepemimpinan di PMKRI, menawarkan visi untuk memperkuat kaderisasi, tata kelola organisasi, dan solidaritas nasional. Ia percaya bahwa PMKRI perlu terus melakukan pembaruan agar tetap relevan sebagai ruang pembentukan pemimpin muda yang kritis, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI
Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI 2026–2028

SAMENAGE TIMES,YOGYAKARTA, - "PMKRI memiliki sejarah yang panjang dan nilai perjuangan yang kuat," ujar Yonas, Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta Santo Thomas Aquinas Periode 2023–2024. "Tugas kita hari ini bukan hanya menjaga warisan itu, tetapi memastikan PMKRI terus bertumbuh, semakin dekat dengan kader, semakin profesional dalam pengelolaan organisasi, dan semakin berdampak bagi Gereja, bangsa, dan masyarakat."

Perjalanan kepemimpinan Yonas dimulai dari Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMK) Institut Teknologi Yogyakarta Periode 2021–2022, di mana ia aktif membangun budaya organisasi, memperkuat solidaritas mahasiswa, dan mengembangkan ruang-ruang kaderisasi. Pengalaman ini berlanjut saat ia dipercaya menjadi Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta, di mana ia mendorong penguatan kaderisasi, konsolidasi organisasi, dan pengembangan forum-forum intelektual.

Yonas menilai bahwa PMKRI menghadapi tantangan seperti belum meratanya basis kaderisasi di kampus, kevakuman di beberapa cabang, dan perlunya penguatan tata kelola organisasi. Ia menawarkan lima agenda strategis untuk menjawab tantangan tersebut, termasuk gerakan "PMKRI Masuk Kampus" untuk mengembalikan kampus sebagai basis utama kaderisasi, memperkuat pendampingan cabang, dan merevitalisasi tata kelola Pengurus Pusat PMKRI.

Visi Yonas adalah mewujudkan PMKRI sebagai organisasi kader yang berakar kuat di kampus, profesional dalam tata kelola, solid dalam jejaring nasional, dan menghadirkan kepemimpinan yang berlandaskan meritokrasi. Ia meyakini bahwa masa depan PMKRI tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh sejauh mana seluruh kader mampu membangun budaya organisasi yang sehat dan saling menguatkan.

"Saya percaya PMKRI akan semakin kuat apabila seluruh kader merasa memiliki ruang untuk bertumbuh, setiap cabang mendapatkan perhatian yang setara, dan setiap proses organisasi dijalankan secara profesional serta berlandaskan semangat pelayanan," kata Yonas.

Ia mengajak seluruh kader PMKRI untuk menjadikan proses demokrasi organisasi sebagai ruang adu gagasan dan konsolidasi bersama, guna menentukan arah masa depan PMKRI.

Kongres PMKRI mendatang menjadi momentum penting bagi Yonas untuk memperkuat persaudaraan, mempertemukan gagasan, dan bersama-sama menentukan arah organisasi. Dengan pengalaman dan visi yang dimilikinya, Yonas berharap dapat membawa PMKRI menuju masa depan yang lebih baik, di mana organisasi ini terus bertumbuh, berbenah, dan berdampak bagi Gereja, bangsa, dan masyarakat.

Latar belakang PMKRI sebagai organisasi mahasiswa Katolik yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi signifikan bagi bangsa, menjadi landasan bagi Yonas untuk menawarkan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan kaderisasi, tata kelola organisasi, dan solidaritas nasional. Dengan gagasan "PMKRI OTW Lebih Baik", Yonas mengajak seluruh kader untuk bersama-sama membangun organisasi yang lebih profesional, inklusif, dan berdampak.

Proses demokrasi organisasi yang akan berlangsung pada Kongres PMKRI mendatang, menjadi ruang bagi Yonas untuk menyampaikan visi dan misinya, serta menerima masukan dan kritik dari seluruh kader. Ia berharap proses ini dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan PMKRI saat ini, dan membawa organisasi menuju masa depan yang lebih baik.

Dengan pengalaman organisasi dan kepemimpinan yang dimiliki Yonas, serta visi dan misi yang jelas, ia diyakini dapat membawa perubahan positif bagi PMKRI. Kongres PMKRI mendatang akan menjadi momentum penting bagi organisasi ini untuk menentukan arah masa depan, dan Yonas siap untuk mengambil peran dalam memimpin PMKRI menuju masa depan yang lebih baik.(*)

Cari Blog Ini

Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai

Dekai, 9 Juni 2026, Taman Doa Mato Pay, Dekai, menjadi saksi momen istimewa saat tokoh-tokoh gereja Katolik dan pemerintah provinsi Papua berkunjung pada Selasa (9/6/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan taman, tetapi juga membawa pesan penting tentang kolaborasi dan peran pemuda dalam pembangunan. Kunjungan Tokoh Gereja Katolik ke Taman Doa Mato Pay, Dekai YAHUKIMO - Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIT, tokoh-tokoh gereja Katolik, termasuk Dr. Blasius W. Sejati, MM, dan Rudolf Rumbino, ST, MT, didampingi oleh Obeth Hugi, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Yahukimo. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. "Pemuda adalah ujung tombak kabupaten ini, generasi kedepan yang akan menentukan masa depan bangsa dan tanah air," ujar Dr. Blasius W. Sejati, MM, dalam pesan yang d...

Di Balik Kabut Samenage, Pendidikan Masih Menunggu

Langkah-langkah kecil yang membawa harapan. Pemuda Distrik Samenage, Aten Momiage S.Pd SAMENAGE - Harapan yang bernama pendidikan; sebuah pelita yang selama ini terasa begitu jauh di cakrawala. Di sini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan alam, berlari bebas di atas tanah yang subur, menatap langit luas dengan mata yang berbinar. Namun, tidak semua sempat menyentuh lembar demi lembar ilmu pengetahuan. Hari berganti minggu, minggu beranjak menjadi tahun. Ruang-ruang belajar tetap membisu, setia menanti kehadiran suara seorang guru. Buku-buku menjadi barang langka yang dirindukan, dan cita-cita perlahan memudar karena kesempatan tak kunjung tiba. Akibatnya, sebagian generasi memilih untuk menikah di usia belia. Bukan karena mereka telah berhenti bermimpi, melainkan karena waktu terus berpacu, sementara pendidikan seolah tertinggal jauh di belakang. Api harapan yang dahulu menyala, kini perlahan redup ditelan keadaan. Siapa yang harus disal...

Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III

NABIRE, SAMENAGE TIMES -  Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah hari ini menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah secara resmi kepada Fraksi Partai NasDem DPR RI di Jakarta, Nabire 04 Juni 2026 Wakil Ketua I DPR Papua Tengah Sampaikan Aspirasi ke Fraksi NasDem DPR RI, Minta RDP di Komisi I dan III Diben Elaby Menyampaikan Aspirasi tersebut diminta untuk diperjuangkan di Komisi I dan Komisi III DPR RI yang membidangi pemerintahan, hukum, keamanan, dan penegakan hukum. “Kami berharap Komisi I dan Komisi III berkenan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat/RDP bersama kami,"tandasnya Elaby" Lanjut Ini penting agar suara dan kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah bisa langsung didengar dan ditindaklanjuti di tingkat nasional,” ujar Wakil Ketua I DPR Papua Tengah. Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab DPR Provinsi sebagai jembatan antara rakyat Papua Tengah dengan pemerintah pusat,"tutup".(*) Penulis: Jeri P. Degei