Aksi Damai KNPB Yahukimo Tuntut Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan
Dekai, 3 Agustus 2026 - Ratusan massa dari berbagai kalangan menggelar aksi damai di Dekai, Yahukimo, Papua, Senin (3/8/2026). Aksi yang digagas oleh Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Yahukimo ini mengangkat tema "Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan". Aksi ini merupakan bentuk perlawanan tanpa kekerasan, menghargai perbedaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
| Aksi Damai KNPB Yahukimo Tuntut Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan(dok/KNPB Wilayah Yahukimo) |
YAHUKIMO, SAMENAGE TIMES - Aksi dimulai sejak pagi hari, dengan mobilisasi massa dari berbagai sektor dan basis rakyat. Pimpinan sektor KNPB Yahukimo mulai keluar dari kantor untuk memobilisasi massa sejak pukul 05.32 WIT. Massa dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan gereja, kepala suku, mama-mama, pelajar, pemuda, mahasiswa, dan sopi hayabasu, berdatangan ke titik sentral di kantor KNPB Yahukimo.
Ketua KNPB Yahukimo, Sinduk Kobak, dalam orasinya menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan aksi. "Kami menuntut perhatian pemerintah atas darurat militer dan kemanusiaan di Papua," kata Sinduk Kobak. Aksi ini juga diwarnai dengan orasi politik dari perwakilan berbagai kalangan, termasuk pimpinan Negara Federal Republik Papua Barat (NGR) dan Sekretaris KNPB Yahukimo.
Aksi damai ini berlangsung tertib dan aman, tanpa ada penghadangan dari aparat keamanan. Meskipun beberapa kendaraan dinas kepolisian dan militer terlihat memantau situasi, massa aksi tetap berdatangan dan menduduki jalan besar di depan kantor KNPB Yahukimo. Puncak aksi ditandai dengan doa penutup dan pembubaran massa secara tertib.
KNPB Yahukimo telah lama menjadi bagian dari gerakan perjuangan rakyat Papua. Organisasi ini konsisten memperjuangkan hak-hak dasar rakyat Papua, termasuk hak atas kebebasan berekspresi dan menentukan nasib sendiri. Aksi ini menjadi momentum bagi rakyat Papua untuk menyuarakan aspirasinya dan menuntut perhatian pemerintah atas isu-isu kemanusiaan yang terjadi di Papua.
Papua telah lama menjadi sorotan nasional dan internasional terkait dengan isu pelanggaran hak asasi manusia dan konflik bersenjata. Kehadiran militer yang masif di Papua seringkali menjadi sumber ketegangan dan konflik dengan rakyat sipil. Aksi damai KNPB Yahukimo ini menjadi bentuk perlawanan rakyat Papua yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.
Aksi ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional yang digagas oleh KNPB untuk menarik perhatian pemerintah dan masyarakat internasional atas situasi darurat militer dan kemanusiaan di Papua. KNPB berharap aksi ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk merespons tuntutan rakyat Papua dan mencari solusi damai atas konflik yang terjadi.
Setelah aksi selesai, KNPB Yahukimo menyediakan makan siang bagi massa aksi di halaman kantor. Aksi damai ini berakhir pada pukul 14.00 WIT, dengan massa aksi bubar secara tertib dan kembali ke basis masing-masing. Aksi ini menjadi bukti bahwa rakyat Papua tetap solid dan konsisten dalam memperjuangkan hak-haknya, sekaligus menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.
Posting Komentar